Sayan Karmadi: Asisten Pelatih Timnas Futsal Indonesia Dengan Debut Gemilang

Nama Sayan Karmadi pasti sudah tidak asing untuk beberapa fans futsal tanah air. Pendamping pelatih tim nasional futsal Indonesia itu telah lama berpengalaman di dunia futsal Indonesia. Tidak cuma untuk pelatih, dia juga sukses berkarier sebagai pemain, jauh saat sebelum dianya memilih untuk menjadi pelatih futsal.

Dikutip dari satuina.com, Sayan Karmadi ialah seorang legenda di dunia futsal Indonesia bersama Yos Adi Wicaksono dan Denny Handoyo. Ke-3  nama itu ialah bekas pemain futsal di PFL yang sukses juga jadi pelatih untuk tim-tim PFL.

Karier Futsal Sayan Karmadi

Memulai karier di dunia futsal Indonesia sebagai pemain, Sayan Karmadi dikenali telah banyak bolak-balik dari 1 club ke club lainnya pada laga futsal professional Indonesia semenjak pertama kali diadakan pada 2006 kemarin.

Di tahun 2015, saat Sayan Karmadi bermain untuk club Biangbola, Saya juga memilih untuk menggantung sepatu dan berkarier sebagai seorang pelatih untuk club futsal di Indonesia.

Awalnya kariernya sebagai pelatih, dimulaI Sayan Karmadi bersama Black Steel Manokwari di tahun 2016, jauh saat sebelum dia dipercayai jadi pendamping pelatih tim nasional futsal Indonesia. Secara mengagetkan, Sayan Karmadi berhasil bawa team bimbingannya raih titel juara dalam gelaran Pro Futsal League (PFL) 2016.

Black Steel Manokwari tampil keren di bawah bimbingan Sayan Karmadi. Saat itu, club asal Papua itu sukses mencatat rekor 10 kali kemenangan, 2x hasil seimbang dan 2x kekalahan.

Sayang, kariernya bersama Black Steel tidak tahan lama. Pada musim seterusnya, dianya tidak berhasil memberinya titel juara kembali untuk Black Steel. Selesai pisah dengan Black Steel, Sayan Karmadi beralih ke Permata Cantik Manokwari. Kembali lagi, Sayan sukses mengantar team anyarnya sampai final four pada tahun 2018.

Karena catatan prestasinya dalam soal kepelatihan futsal itu, Sayan Karmadi dipercayai untuk tempati status sebagai pendamping pelatih tim nasional futsal Indonesia untuk menemani Kensuke Takahashi yang disebut kepala pelatih untuk tim nasional futsal Indonesia.

Selain itu, Sayan Karmadi sekarang tidak lagi latih club Permata Cantik Manokwari. Dianya sudah berpindah ke club asal Minahasa, Red Manguni. Sayang, pada musim 2020, Sayan Karmadi tidak berhasil bawa Red Manguni Minahasa bertahan di dalam klassemen Pro Futsal League sampai harus terdegradasi ke Liga Futsal Nusantara.

Untuk mendapatkan update informasi lebih lanjut mengenai futsal, sepakbola, hingga esport bisa kunjungi satuina.com