Pentingnya Refill Oksigen Di Era Pandemi – SehatQ

Masa pandemi yang berkelanjutan dan tidak tahu kapan selesainya ini membuat kita harus benar-benar waspada dan menjaga diri baik-baik dengan menerapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun kita berada.

Dengan waspada keadaan diri sendiri, kita membantu mencegah menyebaran covid yang semakin hari semakin bertambah. Dengan begitu secara tidak langsung kita juga membantu para tenaga medis untuk meminimalisir pasien-pasiennya.

Dengan keadaan pasien yang semakin hari semain bertambah, membuat beberapa kebutuhan medis yang dibutuhkan untuk menangani pasien Covid-19 kuwalahan salah satunya adalah oksigen medis.

Oksigen medis bagi pasien Covid-19 sangat berguna sekali supaya tubuh tetap dapat bekerja dengan normal sebagaimana mestinya. Maka dari itu adanya stok refill oksigen sangat penting terutama bagi beberapa tempat penanganan pasien Covid-19. Berikut review beberapa alasan mengapa refill oksigen sangat diperlukan.

1. Penambahan Saturasi Oksigen dalam Tubuh

Salah satu gejala yang dialami pasien Covid-19 adalah sesak nafas. Keadaan ini terjadi karena adanya penurunan tingkat saturasi oksigen dalam darah. Saturasi oksigen dalam tubuh yang normal berkisar antara 95 sampai 10%. Sedangkan penuruan saturasi oksigen pada pasien Covid-19 dibawah 95% Sehingga tubuh terasa lemas.

Dengan penggunaan oksigen medis yang disediakan oleh rumah sakit, puskesmas bahkan relawan tanggap Covid akan membatu pasien untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang menurun sehingga dapat bertambah ke angka normal.

2. Membantu kelancaran pernafasan

Selain kekebalan tubuh, bagian lain di serang virus bagi pasien Covid adalah bagian paru-parunya sehinga pernafasan pasien terasa sesak. Dengan menggunakan oksigen medis, akan membantu melancarkan pernafasan pasien yang sesak.

Setelah mengetahui beberapa fungsi oksigen medis bagi pasien covid-19, selanjutnya akan kita bahas mengenai cara pemakaiannya. Hal ini sangat penting di bahas mengingat banyaknya pasien covid yang harus isolasi mandiri di rumah karena tempat di rumah sakit atau tempat penanganan lainnya yang sudah penuh.

Perhatikan baik-baik cara penggunaan oksigen yang benar yang di bahas di bawah ini supaya tidak terjadi kekeliruan dalam penggunaannya sehingga meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

  1. Hal pertama yang harus dilakukan yaitu dengan memberi tekanan pada tangki terkomperensi sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh layanan kesehatan atau tempat anda beli refill oksigen.
  2. Pastikan oksigen yang tersedia cukup dengan melihatnya di pengukur oksigen yang ada pada tanginya.
  3. Periksa air pelembab udara yang ada pada botol. Jika airnya dibawah rata-rata atau tinggal seperempat, maka isi kembali dengan air steril. Harap di ingat, air yang digunakan harus benar-benar steril sehingga terjamin keamannya.
  4. Pasang selang hidung ke tabung oksigen. Ketika memasang, harap diperhatikan dengan baik jangan sampai selangnya bengkok atau tersumbat sehingga oksigen dapat mengalir dengan lancar ke tubuh pasien.
  5. Sebelum digunakan atur dulu kecapatan aliran oksgen. Pastikan kecepatan sesuai dengan instrusi dokter atau tenaga medis yang menangani. Jangan pernah sesekali mengubahnya karena akan berakibat fatal.
  6. Setelah mengatur kecepatan oksigen, segera pasang selang ke hidung pasien. Kepada pasien diharap bernafas menggunakan hidung dengan baik, sehingga oksigen yang dihirup dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Pastikan beberapa urutan penggunaan oksigen medis di atas sudah benar-benar anda konsultasikan dengan dokter atau enaga medis yang mengani sehingga tidak terjadi kesalahan yang berakibat fatal terutama bagi yang isolasi mandiri di rumah.