5 Fakta Menarik dari Wisata Danau Toba

Adanya potensi besar yang dimiliki menyebabkan terpilihnya wisata Danau Toba sebagai Destinasi Super Prioritas di Indonesia. Danau vulkanik terbesar ini memang punya pesona dari segi sejarah, edukasi hingga seni dan budaya di sekitarnya.

Kalau potensi Danau Toba berhasil dikembangkan secara optimal, maka jumlah wisatawan akan terus naik, baik dari dalam maupun luar negeri. Selain itu, uang yang mereka habiskan di kawasan wisata Danau Toba bakal mendongkrak ekonomi masyarakat setempat.

Apa yang Menarik dari Wisata Danau Toba di Sumatera Utara? 

Jujur saja, kalau membahas soal Danau Toba, gak bakal cukup pakai kata-kata saking banyaknya hal istimewa yang dimiliki. Maka, pantas jika tempat ini diprioritaskan untuk dikembangkan dengan baik.

Dari sekian banyak pesona Danau Toba, berikut 4 hal utama yang layak jadi sorotan:

  • Terdaftar Sebagai UNESCO Global Geopark 

Tanggal 2 Juli 2020, Danau Toba resmi masuk daftar UNESCO Global Geopark (UGG). Alasannya jelas, danau di Sumatera Utara ini punya warisan geologi yang bernilai internasional.

Danau Toba terbentuk dari proses geologi yang terbilang unik, lo. Menurut para ahli, ada 3 kali letusan super volcano yang menyisakan kaldera super besar hingga digenangi air yang kini disebut Danau Toba.

Letusan yang kejadiannya ratusan ribu tahun silam itu juga memunculkan Pulau Samosir. Makanya, Danau Toba cocok menjadi destinasi penuh sumber pengetahuan karena keanekaragaman geologinya.

Modal yang sebesar itu tentu saja gak bakal disia-siakan oleh Pemerintah. Pengembangannya dilakukan terus menerus sehingga Danau Toba berhasil menjadi salah satu pusat wisata dunia yang juga berdampak positif ke pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.

  • Legenda Toba dan Ikan Mas 

Gak cuma dari sisi ilmu pengetahuan, terbentuknya Danau Toba dari legenda rakyat setempat juga punya daya tarik. Siapa sih yang gak tergoda dengan cerita-cerita rakyat, kan? Apalagi kalau ada bumbu-bumbu mistisnya.

Jadi, legendanya dimulai dari seorang pemuda bernama Toba yang mendapatkan hasil pancingan seekor ikan mas. Ternyata, ikan mas itu adalah jelmaan seorang putri cantik yang kemudian dinikahi si Toba dan melahirkan seorang anak.

Saat dilanda kemarahan, si Toba keceplosan bilang bahwa buah hati mereka adalah anak ikan. Karena sudah menyalahi janji, konon hujan deras turun berhari-hari hingga membentuk danau yang besar yakni Danau Toba.

Walau sebatas legenda, justru tetap dimanfaatkan untuk mempromosikan Danau Toba, lo.

  • Adanya Agenda Tahunan, Festival Danau Toba 

Pasti pernah dengar tentang Festival Danau Toba (FDT), kan? Agenda tahunan tersebut ternyata sudah dilakoni sejak lama dan sampai sekarang dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak wisatawan.

Fokus dari acara FDT adalah pameran, atraksi budaya dan event olahraga. Acara ini bukan hanya terbuka untuk warga setempat dan luar daerah tetapi juga luar negeri.

Ada 2 tujuan utama dari Festival Danau Toba yaitu mengenalkan keunikan budaya di sekitar Danau Toba sehingga kunjungan wisatawannya bertambah dan meningkatkan ekonomi masyarakat lokal.

Contoh keseruan yang bisa kamu lihat selama FDT antara lain pertunjukan budaya, lomba dragon boat, Lake Toba’s World Drum Festival, lomba arung jeram dan pameran industri kreatif.

  • Ada Banyak Desa Wisata 

Desa wisata merupakan daya tarik wisata Danau Toba yang mengenalkan panorama keindahan dan keramahan warga lokal. Bisa dibilang bahwa desa wisata memperkuat eksistensi Danau Toba.

Jadi, para wisatawan akan punya banyak pilihan untuk menghabiskan liburan mereka di kawasan danau tersebut. Salah satu yang bisa kamu kunjungi yaitu Kampung Warna-Warni Tigarihit yang ada di Kabupaten Simalungun.

Disebut Kampung Warna-Warni karena warga mengecat dinding rumah mereka dengan beragam warna yang cantik dipandang. Payung warna-warni juga dipasang di beberapa tempat sehingga suasana desa lebih meriah.

Hal menakjubkan lain di Desa Wisata Tigarihit yakni panorama sunset Danau Toba yang dijamin gak bisa kamu lupakan. Ada juga pertunjukan lampion dan parade obor yang bakal membuat kunjungan kamu lebih berkesan.

  • Punya Oleh-Oleh Khas, Kain Ulos

Kalau sedang liburan, pasti oleh-oleh jadi incaran, kan? Tenang saja, jika Danau Toba jadi destinasi pilihan, maka kamu bisa membeli buah tangan khas yakni kain ulos.

Kain ulos merupakan kain tradisional yang dibuat oleh masyarakat Batak dari zaman dulu. Cara pembuatannya masih manual menggunakan alat tenun.

Umumnya, kain ulos didominasi warna putih, hitam dan merah dengan motif yang ditenun warna perak atau emas. Kain khas Danau Toba ini bisa kamu beli dalam bentuk lembaran yang belum dibuat apapun atau kain yang sudah dibentuk menjadi sarung bantal, gorden dan dompet.

Pesona Danau Toba memang pantas dikenal oleh lebih banyak wisatawan. Kalau kamu termasuk yang belum ke sana, yuk segera jadwalkan liburan ke Danau Toba. Selain pengetahuan, kamu bisa mendapatkan pengalaman baru dari kekayaan budaya di sekitar danau.