4 Contoh Perusahaan Fintech Syariah yang Legal OJK

Indonesia memiliki mayoritas penduduk yang beragama Islam. Oleh karena itu dengan adanya fintech syariah bisa memenuhi kebutuhan pasar muslim yang menginginkan produk yang berbasis syariat Islam untuk menjalankan semua bisnis.

Di Indonesia sendiri fintech P2P lending syariah belum terlalu banyak yang berdiri, menurut OJK dari sekian banyak fintech yang ada di Indonesia, hanya ada beberapa yang berbasis syariah.

Sebab fintech konvensional masih menguasai pasar sampai saat ini. Selain itu juga, promosi produk fintech berbasis syariah tidak terlalu gencar seperti promosi yang dilakukan oleh fintech konvensional.

Lalu, apakah ada fintech yang bisa direkomendasikan untuk masyarakat Indonesia? Tentu saja ada! Yuk, simak ulasannya sampai selesai!

Rekomendasi Perusahaan Fintech Syariah

Sampai saat ini sedikitnya ada 10 fintech syariah yang sudah terdaftar di OJK. Jadi, jika ingin mencari fintech berbasis syariah, berikut rekomendasi fintech berbasis syariah yang bisa Anda manfaatkan.

Ammana.Id

Mulai beroperasi sejak Maret tahun 2018, Ammana.id merupakan fintech berbasis syariah pertama kali di Indonesia dan sudah terdaftar di OJk. Fokus dari Ammana adalah memberikan dana kepada pelaku UMKM.

Ethis

Ethis hadir untuk memberikan alternatif pembiayaan. Caranya dengan membentuk sebuah kelompok pemberi pembiayaan, sehingga bisa berpartisipasi secara kolektif untuk kegiatan pembiayaan real estate dan infrastruktur.

Kapital Boost

Fintech ini terdaftar di OJK pada tahun 2019. Kapital Boost memiliki tujuan untuk menghubungkan UMKM dengan pendanaan global. Hasilnya akan dibagi secara adil, transparan, dan sesuai dengan syariah.

Qazwa

Termasuk perusahaan peer to peer lending yang berbasis syariah. Tujuan fintech Qazwa adalah memberikan modal kepada usaha mikro yang bebas riba. Sehingga usahanya bisa semakin berkembang.

Itulah 4 fintech yang berbasis syariah. Jangan sampai salah pilih perusahaan dan selalu update berita terkini karena ada beberapa fintech yang dibatalkan tanda daftarnya, seperti PT Newline Fintech Indonesia.

Ikut saran OJK yang selalu menganjurkan dan menyarankan masyarakat untuk selalu teliti dan cermat dalam mencari produk fintech untuk memenuhi kebutuhan. Semoga bermanfaat yah!