3 Aman Cara Memberikan Perlindungan Benih

 

Perlindungan benih – Penyimpanan benih telah dilakukan sejak lama pada industri pertanian. Pada umumnya orang sering mengira bahwa penyimpanan benih artinya adalah menyimpan benih dari masa panen sebelumnya untuk ditanam pada masa panen yang akan datang.

Beberapa jenis benih tidak dapat disimpan karena adanya beberapa peraturan hukum atau larangan. Namun, pada beberapa negara benih dapat disimpan untuk digunakan di kemudian hari dengan cara membeli benih yang telah diberi perlindungan benih.

Potensi pasar perlindungan benih

Perkembangan pasar dari benih yang telah diberi perlindungan cukup besar dan terus berkembang. Ada beberapa faktor yang membuat produk perlindungan benih berpotensi.

Pertama, adanya kesadaran akan keamanan dan perlindungan lingkungan pada industri agrikultur secara global (SEED PROTECTION) yang mengarah ke penyesuaian jumlah penggunaan pestisida dimana kesadaran akan dampak buruk dari pestisida dan peraturan penggunaan pestisida juga semakin meningkat. Berbeda dari penggunaan pestisida pada umumnya, perawatan benih berfokus pada pengaplikasian pestisida pada benih tanaman yang akan mereduksi jumlah pestisida yang digunakan.

Kedua, perubahan lingkungan alam secara global selama beberapa tahun terakhir dan adanya frekuensi penyakit tanaman dan hama serangga yang membawa dampak besar pada seluruh produksi agrikultur. Teknologi perawatan benih sebagai pelindung tanaman yang efisien diidentikan dengan investasi biaya yang rendah, polusi lingkungan yang rendah, efisiensi pengontrolan yang baik, laju utilisasi pestisida yang tinggi, dan manfaat ekonomi yang menjanjikan. Hal tersebut menjadi solusi yang sangat diperlukan oleh para petani.

Ketiga, beberapa benih mengalami pematangan dalam penyemaian tunggal disamping perkembangan dari teknologi pengeboran yang presisi dan peningkatan biaya benih yang menjadikannya sebagai kebutuhan dasar untuk memastikan penyemaian benih tunggal.

Beberapa faktor seperti harga benih, peningkatan biaya penggunaan benih, sehingga adanya peningkatan perhatian terhadap laju penyemaian. Sebagai jaminan teknis laju penyemaian yang penting, perawatan benih mulai diterima secara perlahan oleh para petani.

Keempat, perusahaan agrikultur multinasional konsisten menyesuaikan strategi bisnis mereka untuk beradaptasi dengan perkembangan agrikultur secara global dengan menghubungkan keseluruhan rantai industri dari benih, pestisida, layanan proteksi tanaman, mesin, proses, pengolahan benih, dan lain-lain dibandingkan dengan menyediakan layanan produk semata. Sebagai bagian yang sangat dibutuhkan dari pengolahan benih dan layanan proteksi tanaman, perawatan benih adalah penghubung yang penting antara perusahaan benih dan perusahaan pestisida.

Cara mengetahui benih telah terlindungi

Cara untuk mengetahui apakah benih yang digunakan telah diberi perlindungan benih adalah dengan cara mengecek pada bagian label pada kantung penyimpanan benih.

Label pada kantong penyimpanan benih akan mencantumkan keterangan atau tanda bahwa benih yang ada di dalamnya merupakan benih yang telah diberikan perlindungan. Selain itu, Anda juga dapat melakukan pengecekan keaslian benih dengan cara bertanya langsung kepada agen atau perusahaan penjual benih tersebut.

Perlindungan varietas tanaman

Perlindungan varietas tanaman merupakan salah satu opsi untuk perlindungan varietas benih. Developer varietas dapat menggunakan benih yang telah berlabel terlindungi untuk mencegah penjualan varietas baru.

Namun, petani yang telah memiliki benih berlabel terlindungi tidak boleh menjual benih tersebut secara bebas tanpa otorisasi. Dan bahkan, pemilik varietas dapat melakukan pembersihan pada benih yang telah dipanen dengan fasilitas yang mereka miliki untuk menjaga integritas varietas.

Paten

Paten merupakan salah satu cara untuk memberikan perlindungan benih yang umum dilakukan oleh para pelaku industri pertanian. Paten dapat memberikan proteksi secara spesifik terhadap varietas, hibrida, dan sifat unggul benih.

Benih yang telah dipatenkan umumnya hanya memiliki paten berjumlah satu, jika benih memiliki paten yang berjumlah lebih dari satu maka benih tersebut patut dicurigai patennya.

Kontrak

Pada beberapa kasus, perusahaan membutuhkan petani untuk menandatangani kontrak mengenai pembatasan penggunaan atau persetujuan teknologi sebelum membeli benih.

Persetujuan tersebut dapat menghindari terjadinya penyimpanan benih yang tidak bertanggung jawab.